Waspada,.. Bahaya ini Mengintai Anda dan keluarga Akibat Malas Mencuci Handuk

Handuk biasanya digunakan lebih dari satu kali. Setelah dipakai, biasanya handuk akan dijemur.

Atau diangin-anginkan. Supaya kering dan bisa digunakan kembali. Sebetulnya, hal ini tidak masalah. yang terpenting adalah handuk sering dicuci.

Karena tekstur dari handuk memudahkan bakteri untuk berkembang.  Juga karena sifatnya yang menyerap air.  Menjadikannya mudah lembap. Dan jika tidak menjemurnya di bawah terik matahari. Akan membuat bakteri tetap hidup dan berkembang di sana.

Dilansir dari laman Boldsky. Sebuah studi menyatakan. Bahwa 90 persen handuk yang digunakan mengandung bakteri yang mematikan. Serem kan?

Waspada,.. Bahaya ini Mengintai Anda dan keluarga Akibat Malas Mencuci Handuk


Bagaimana dengan uji laboratorium? Sebuah pengujian mengambil sampel acak. Dari handuk yang digunakan di rumah. Dan 14 persen diantaranya mengandung bakteri E coli.

Seperti yang diketahui. Bahwa bakteri E coli dapat menyebabkan beberapa infeksi. Juga terdapat jamur yang berkembang di sana. Lalu, seberapa sering handuk harus dicuci?

agar terhindar dari kuman dan juga bakteri. Kenapa harus sering? Ini dia alasannya.

  • Kondisi handuk yang seringnya lembap menjadi tempat yang baik untuk mikoorganisme berkembangbiak dengan sangat cepat.
Permukaan tubuh kita menjadi tempat bersarangnya berbagai jenis mikroorganisme. Ketika kita memakai handuk setelah mandi atau cuci tangan, misalnya, mikroba tersebut pindah ke handuk yang dipakai. Walaupun sebagian besar mikroba ini tidak berdampak pada kesehatan kita, tapi mereka akan berkembang biak dengan sangat cepat di handuk yang kita pakai.


  • Paling mudah menandai bahwa handukmu sudah harus diganti adalah baunya yang apek


Tanda paling mudah untuk segera mencuci handukmu adalah jika baunya yang sudah mulai menyengat (apek). Apalagi, handuk sangat berhubungan erat dengan kamar mandi, di mana di dalamnya juga merupakan tempat berkembang biaknya kuman dan bakteri. Penting untuk dicatat, jangan meninggalkan handuk di dalam kamar mandi. Selain menjadi lembap, mikroba yang ada juga bisa menempel pada handuk.

  • Kamu harus memperlakukan handukmu dengan baik. Begini caranya


  1. Gunakan handuk maksimal 3 kali pemakaian. Bedakan antara pemakaian untuk badan dan juga rambut. Hal ini bertujuan agar kuman yang menempel tidak bertambah banyak.
  2. Yang paling penting, pastikan handukmu berada dalam keadaan dijemur agar selalu pada kondisi kering sebelum dan setelah pemakaian.
  3. Jika memungkinkan, cuci handukmu setelah dipakai.
  4. Handuk harus dijemur atau dikeringkan dalam kondisi sirkulasi udara yang baik dan mendapatkan sinar matahari yang cukup. Sinar matahari ini cukup baik untuk membunuh kuman dan bakteri, lho.
  5. Cuci handukmu pada air bersuhu lebih kurang 60 derajat celcius. Hal ini juga terbukti ampuh membunuh mikroorganisme.
  6. Disarankan untuk menggunakan deterjen yang mengandung oksigen berbasis zat pemutih.
  7. Untuk menghilangkan bau apek, tambahkan sedikit cuka putih pada saat mencuci handuk.
  8. Kalau ragu handukmu sudah perlu dicuci atau belum, sebaiknya kamu mencucinya lebih sering daripada biasanya.
  9. Ini penting tapi sering disepelekan, jangan sekali-kali sharing handuk dengan orang lain. Selain menjaga kebersihan, penyakit kulit juga sangat mudah tersebar hanya karena pakai handuk orang atau meminjamkan handuk kita ke orang lain.

Menjaga kesehatan sebaiknya dimulai dari hal yang kecil. Mencuci handuk dengan lebih sering dari biasanya adalah salah satu tindakan preventif yang bisa kamu lakukan untuk memulai hidup sehat. Lagian, risih juga ‘kan kalau kamu pakai handuk yang masih lembap dan berbau. Nggak ada salahnya juga punya stok handuk lebih banyak di lemari. Yuk, jaga kebersihan handuk kita dari sekarang!

Jadi, masih malas mencuci handuk? (*)

Entri Populer

Resep Kue Bolu Coklat Tanpa Mixer & Oven

Resep Kue Madona Dengan Bahan Murah tapi Enak & Menyehatkan

FUYUNGHAI BARENDO CUKUP 2 BUTIR TELUR GAK PAKE RIBET